“HUKUM SAINS”

Hukum sains biasanya adalah suatu pernyataan di dalam dunia ilmu pengetahuan yang biasanya berupa teori yang sebelumnya telah didukung oleh percobaan-percobaan dan menyangkut teori-teori sebelumnya yang dapat mendukung teori dan hukum tersebut.

Dalam sejarahnya, hukum sains dapat diilhami berdasarkan suatu percobaan secara ilmiah, ada juga hukum tersebut dibuat atas dasar pemikiran yang kritis atau dengan sesuatu keadaan coba-coba bahkan atas sesuatu ketidak-sengajaan. Misalnya hokum Coulomb yang mingkin sudah tidak jarang kita dengar.

Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.

Hukum ini menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara keduanya, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya. Interaksi antara benda-benda bermuatan (tidak hanya titik muatan) terjadi melalui gaya tak-kontak yang bekerja melampaui jarak separasi . Adapun hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa arah gaya pada masing-masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut . Gaya yang timbul dapat membuat kedua titik muatan saling tarik-menarik atau saling tolak-menolak, tergantung nilai dari masing-masing muatan. Muatan sejenis (bertanda sama) akan saling tolak-menolak, sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik-menarik Dalam notasi vektor, hukum Coloumb dapat dituliskan sebagai

yang dibaca sebagai gaya yang dialami oleh muatan q1 akibat adanya muatan q2. Untuk gaya yang dialami oleh muatan q2 akibat adanya muatan q1 dituliskan dengan menukarkan indeks , atau melalui hukum ketiga Newton dapat dituliskan

Berdasarkan sifat kelistrikannya, bahan diklasifikasikan menjadi tiga golongan, yaitu konduktor, semikonduktor dan isolator. Konduktor adalah bahan yang muatan listrik di dalamnya dapat bergerak dengan leluasa sehingga mudah menghantarkan listrik. Isolator adalah bahan yang muatan listrik di dalamnya sukar bergerak sehingga merupakan penghantar listrik yang tidak baik. Semikonduktor adalah bahan yang memiliki sifat antara konduktor dan isolator.

Apabila di dalam suatu ruangan terdapat dua partikel bermuatan atau lebih akan terjadi interaksi. Hukum Coulomb menyatakan bahwa gaya listrik statik antara dua partikel bermuatan yang diam sebanding dengan besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya. Secara matematika besar gaya listrik statik adalah sebagai berikut :

yang mana k adalah suatu konstanta dengan nilai :

k = 8.9875 X 109 N.m2/C2

Hukum Coulomb adalah salah satu dari contoh hukum, ingat!!!BUkan satu-satunya!!!Mau lihat hukum yang lain?Click here…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: