Menpora: Rokok itu Gerbang Narkoba

Jakarta, Kominfo Newsroom — Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault mengatakan, sebanyak 24,5% anak-anak Indonesia di bawah umur 13 tahun sudah merokok, sementara pencandu narkoba biasanya bermula dari kebiasaan merokok.

”Pintu masuk kesana (Narkoba) itu melalui rokok dan ganja, bayangkan jika 24,5% anak-anak muda kita yang masih di bawah umur 13 tahun sudah merokok,” kata Menegpora, di Jakarta, Jumat (27/6).

Apalagi sebanyak 15.000 anak muda setiap tahunnya meninggal dunia akibat narkoba, sementara saat ini narkoba yang beredar bentuknya sudah bermacam-macam, seperti dalam bentuk permen dan jajanan anak-anak lainnya.

”Umur merokok itu di bawah 13 tahun, apalagi mereka juga diumpani dengan permen yang mengandung narkoba juga makanan anak-anak, karenanya saat ini yang paling penting adalah pencegahannya,” katanya.

Untuk mencegah hal itu, bahaya narkoba harus diperkenalkan kepada anak-anak mulai dari usia sekolah dasar (SD). Sementara media jangan hanya menayangkan iklan-iklan komersial saja tapi juga ada tayangan iklan pencegahan dan bahaya narkoba bagi pemakai.

”Iklan-iklan Pilkada itu banyak, sementara iklan-iklan bahaya narkoba tidak ada, sementara untuk mencegah peredaran narkoba bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi semua masyarakat,” ujarnya.

Adhyaksa menjelaskan, makin mengkhawatirkannya peredaran narkoba dari tahun ke tahun, akibat terlalu cueknya masyarakat, sehingga tidak peduli terhadap lingkungan, ditambah lagi terlalu ringannya hukuman yang diberikan pada pemakai dan pengedar.

”Seperti BNN menggerebek pabrik narkoba di dalam penjara, selama ini bagaimana aparat kepolisiannya, kenapa hal ini bisa ada, ini karena terlalu cueknya kita,” katanya.

Sementara terlalu ringannya sanksi hukum, membuat para pengedar beralih ke Indonesia, sedangkan di negara lain seperti Singapura dan Malaysia pengedar narkoba dijatuhi hukuman mati. ”Hukuman di Indonesia terlalu ringan sehingga mereka (pengedar) beralih kesini, untuk itu hukuman mati jangan dihapuskan karena narkoba sudah banyak memakan korban jiwa,” katanya.

Meski demikian Menegpora, juga mengapresiasi tindakan aparat kepolisian karena telah berhasil membongkar jaringan narkoba dan menggerebek pabrik narkoba di Batam dan Tangerang belum lama ini, dan berharap aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan. (T. Jul/toeb/b)

Sumber : endonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: